Minggu, 10 Agustus 2014

Nasionalisme vs Primoldialisme


Ada baru-baru ini yang mengatakan kalau dalam pergaulan bersama, tinggalkanlah sifat kedaerahanmu karena itu tidak menunjukkan ke-Indonesia-an, kurang nasionalisme, terlalu primoldial katanya. Menurutku ini agak aneh, bukanya Indonesia ada karena sifat-sifat kedaerahan itu? Mungkin ini agak rumit memang, tapi adakah diantara semua suku di Indonesia yang mempunyai kesamaan ciri khas budaya yang sama? Apakah semua suku di Indonesia bahasanya sama? Apakah semua daerah di Indonesia cara berpakaianya sama? Adat istiadat pernikahanya sama?
Indonesia dibentuk karena perbedaan-perbedaan tersebut, hilang satu hilanglah satu ciri khas ke-Indonesia-an kita.

Kita tidak boleh membanggakan nasionalisme kita tanpa cinta daerah masing-masing dari kita, dan juga tidak boleh primoldialis tanpa tujuan membentuk Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika.
Indonesia dibentuk atas Jawa, Sunda, Bugis, Batak, Papua dll. Semua itu adalah 'desa' kita masing-masing, desa yang membentuk satu tujuan bersama Indonesia Raya.

Mungkin agar setiap kita tidak memersalahkan primoldialisme. bagaimana kalau kita menyebut masing-masing kita Indonesia+Daerah-daerah. maksudnya begini, misalnya anda orang Sunda, maka jangan anda sebut bahwa anda ini Sunda saja, masih primoldial, sebutlah bahwa anda ini Indonesia Sunda. Artinya, bahwa anda orang Indonesia bagian Sunda, orang yang tujuanya adalah Indonesia tetapi dari Sunda. Secara pribadiku, dari sana dapat dilihat bagaimana kita cinta Indonesia tetapi tetap cinta tanpa meninggalkan kedaerahan kita.

Salam Indonesia Raya

0 Comments
Komentar

0 komentar:

Posting Komentar