Siang dalam balut peluh di tubuh, aku rasakan di lingkup Jogja.
Diriku menatap tak lupa
kilau paras dalam jumpa , pada gadis yang berdiri dihadapan.
Sejengkal langkah adalah keberhasilan.
Menuai maksud hati menjabat perkenalan.
Tenanglah angin, jangan hembuskan dulu, hatiku dalam kuasa ragu.
Tenanglah angin, jangan kau goyah, satu jengkal, aku dalam langkah.
Aku sapa dengan senyum, hangat tanpa sambutmu yang kecut.
Hatiku tersentuh bahagia merebut ragu.
Diriku dalam pikat indah sambutmu.
Aku larut dalam harap perkenalan.
Di dalam rela, aku ketuk pintu persetujuan.
Yogyakarta, 31 Agustus 2014





