Minggu, 10 Agustus 2014

Sok Anti Rokok

Sok anti rokok. Ya, itulah orang yang paling malesin menurutku. Maaf ini yang tersinggung ya, menurutku orang yang sok anti rokok adalah orang yang pandanganya sempit sekali, mereka hanya memandang dari segi baik-buruknya saja. Mereka beranggapan bahwa rokok itu tidak sehat, ini apa coba?. Menurtku sehat tidak sehat bukan terletak  pada rokoknya tetapi bagaimana cara kita memerlakukanya, cara mengonsumsinya bukan? Jangan berlebihan, toh semua yang berlebihan kan kagak baik. jangankan rokok, mimum air saja sekali satu galon kan nggak bagus tuh. Coba orang yang sok anti rokok itu berpandangan lebih luas lagi, bagaimana perokok salah satu penyumbang pendapatan negara terbesar, darisana negara membangun jalan raya, membiayai guru, polisi, tentara , untuk subsidi BBM, pendidikan dan macem-macem lagi.
Apa orang yang sok anti rokok itu juga tidak berpikir, dari rokok, petani tembakau bisa makan, disana ada pengepul, ada karyawan-karyawanya ada supir-supir yang mengangkut tembakau itu.
Dokter juga, sok nglarang orang rokoklah, lah kan kalo ada orang sakit karena rokok kan bisa nambah penghasilan kan, Dok?
Tapi aku yakin semua alasan orang yang berkampanye anti rokok bukanlah demikian, mereka adalah orang yang sayang antar sesama dimana sebaiknya kita tidak usah merokok, lebih sehat. Dan aku yakin, dokter-dokter juga ngelarang karena mereka peduli, itu karena abdi mereka kepada masyarakat mereka sayang kepada masyarakat, sesayang aku dengan anak kedokteran yang juga sepupunya temenku kayaknya ya. Heuheuheuheu....

0 Comments
Komentar

0 komentar:

Posting Komentar